Metanoia|3

 Si Koki di Akhir Hari

By Reine





Dari pagi sampai malam, si koki terus memasak

Sudah puluhan porsi dibuatnya

Sebab hari itu sedang padat-padatnya;

Sampai berdesakan

Pengunjung-pengunjung bahkan mengantre

Sebab si koki sangatlah terkenal,

Dengan keahliannya

"Ia memasak dengan hebat!"

"Mungkin dia memang jenius, masakan apapun bisa dibuatnya."

"Masakannya membuat lidahku menari."


Para pengunjung itu memuji lagi


Saat si koki berkutat di dapur

Bersaing dengan waktu

Yang terus menghimpit

Sesak...

Sesak...

Berpadu dengan api kompor yang hampir tidak pernah istirahat

Mukanya memerah


Di akhir hari, si koki terdiam


"Dari tadi aku memasak, selalu ada yang kurang."

"Sepertinya bukan bahan juga bumbu."

"Tetapi mengapa terasa ada yang hilang?"


Si koki hanya terus merenung

Murung

Hingga esok hari lagi

Memasak...

Memasak...

Mencari-cari suatu hal yang hilang

"Apa hanya perasaanku saja?"


Memasak lagi...


Tapi di akhir hari ini, si koki hanya ingin menangis.



Sukoharjo

110223

Di pagi yang mendung






Komentar

Postingan Populer