Metanoia| I
METANOIA
The journey of changing one's mind
Ribuan langkah buru-buru pulang masuk gerbong,
aku berdiri di atas pijakan eskalator; perlahan bergerak
langkahku mati rasa; diserbu rasa iri
seperti berpijak di atas bunga-bunga layu
Aku tidak bisa berhenti merengek (di dalam kepala tentunya)
Langkah gontai di jalan keputusasan
Aku cemburu pada masa kecilku yang riang
Lagi lagi pikirku carut marut
dewasa benar-benar keras
Bahkan aku bisa iri dengan orang-orang yang baru kulihat di gerbong
Aku bodoh? Iya.
maaf keluhku banyak
Di atas ubin-ubin stasiun bawah tanah,
langkahku satu-satu pudar, hilang ditelan kerumunan
Sudahkah mereka mengikhlasanku yang payah ini pergi?
padahal tak ada yang berubah jua
mungkin tak sepenuhnya sia-sia terus saja melangkah kalau begitu semestinya
Sukoharjo,
020223
Terus melangkah


Komentar
Posting Komentar